Minggu, 20 Desember 2020


Aku juga merasakan hal yang sama.Kejanggalan yang bertimpa timpa.Mengapa sekarang terasa berat. Padahal Allah selalu mudahkan. Aku masih berusaha. Aku gak boleh lemah, aku yang menolaknya maka harus kutelan keputusanku itu .memang tak mudah, Tapi insya allah aku bisa. aku bisa melewati ini , bukan berarti dengn hasil yang kurang baik, tapi aku akan memaksimalkannya. Aku hanya berharap, didiriku ini tak ada lagi hal yang terlalu serius untuk diselesaikan, karna kuharap. Aku bisa menjadi seseorang yang menjadikan orang lain sebagai prioritas. Ketulusan, keikhlasan dan respect. Rasanya ingin segera kugenggam.

Banyak hal diluar sana yang belum terungkap. Dan aku disini masi terperangkap dengan kebodohanku. masih meraba dimna sebenarnya fashionku berlabuh, apa sebenarnya hal yang diingin ni diriku ini. mengapa terasa begitu berat menemukannya. apa? apakah dia sangat jauh? entahlah aku tak tau.

Semangat yang masih fluktatif menyedihkan seakan mengisi dengan setia didiri ini, selalu menyalahkan keadaan nampaknya sudah jadi kebiasaan. kata mmalas yang membumbung dadri lisan ini, rasanya sangat berdosa menjadi seorang sultiana yng menodai jasad ini. yang masih belum membari manfaat apa apa. Yang masih hanya seorang pemudi yang tak mau serius belajar keras. dan gampang menyerah

 

Selasa, 08 Desember 2020

JENIS - JENIS KEPEMIMPINAN BESERTA TOKOHNYA

Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh 


Jenis - jenis kepemimpinan dan tokohnya

 1. Ridwan Kamil ( Transformasional )

    Ridwan Kamil atau yang akrab disapa dengan Kang Emil ini menurut saya adalah sosok pemimpin transformasional. Pria kelahiran pada 4 Oktober 1971 ini sudah menjabat sebagai Walikota Bandung selama kurang lebih 3 tahun. Dan diusung dari partai Gerinda.
Adapun alasan yang membuat saya melihat bahwa Bapak Ridwan Kamil condong ke Jenis kepemimpinan transformasional yaitu karena menurut saya beliau mampu mendampingi dan membimbing para rakyatnya sehingga mencapai tujuan besar yang membawa dampak dan perubahan baik secara tatanan sosial maupun kebudayaan. Beliau juga mampu memotivasi dan mempengaruhi  orang lain, baik melalui prestasi maupun kebijakan kebijakan yang beliau ciptakan.

2.  Susilo Bambang Yudhoyono ( Karismatik )
    
    Susilo Bambang Yudhoyono atau yang kerap disapa dengan SBY adalah Presiden Republik Indonesia ke-6. Presiden yang untuk kali pertamanya dipilih langsung oleh rakyat dalam proses pemilu ini lahir di Pacitan, 9 September 1949. Menurut ssaya beliau lebih condong ke jenis kepemimpinan karismatik. Karena beliau memiliki kepribadian yang menarik perhatian dan bersemangat. Beliau juga aktif memberikan ide - ide dalam penyelesaian masalah dunia melalui forum internasional. Dan beliau juga memiliki kepribadian yang kuat, sehingga ketika beliau menyampaikan sesuatu banyak orang yang tergugah hatinya atas penyampaian beliau. Bukan hanya di indonesia saja, beliau juga dikenal dimata dunia sebagai orang yaang memiliki kharisma yang tinggi yang menyebabkan beliau banyak disegani oleh tokoh tokoh dunia.

3.  Ahok ( Transaksional )

    Sebut saja Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Ahok. Menurut saya beliau adalah tipe pemimpin Transaksional dimana beliau memperlakukan bawahannya dengan memberikan reward dan punishment yang jelas. Sehingga terkesan tegas.Salah satu contoh sikap transparan yang ditunjukkan adalah semua yang menyangkut uang rakyat informasinya selalu disampaikan ke masyarakat secara terbuka dan bisa dipertanggung jawabkan, sehingga rakyat dapat mengetahui jika Ahok memimpin DKI Jakarta untuk kepentingan rakyat.

4.  B.J Habibie ( Visioner )

    Bacharuddin Jusuf Habibie atau akrab disapa “Mr Crack” adalah Presiden Republik Indonesia ketiga yang menggantikan Presiden Soeharto yang mundur dari jabatan. Pak Habibie lahir 25 Juni 1936 di Pare-Pare Sulawesi Selatan. Putera dari pasangan Raden Ajeng Tuti Martini Puspowodjojo dan Alwi Abdul Jalil Habibie menapaki karirnya yang dimulai dengan menempuh studi di Institut Teknologi Bandung (ITB). Sebagian besar masyarakat menganggap sosok jenius ini sebagai panutannya, terutama dikalangan pelajar. Mulai dari kerja kerasnya, prinsip, rasa percaya diri dan pendiriaannya yang teguh. Dalam hidupnya, tidak ada kata ‘mimpi’. Beliau lebih memilih menggunakan visi yang berwawasan ke masa depan. Melakukan tindakan nyata untuk mencapai visi adalah salah satu prinsipnya. Oleh sebab itu, bagi saya bapak  Habibie condong pada gaya kepimpinan visioner. Beliau juga memiliki kepribadian integritas, kompetensi, konsistensi, loyal, dan terbuka



Sejarah Bulu tangkis

  Dikutip dari buku Pendidikan Jasmani oleh Tri Hananto Budi Santoso, SPd dan Tim Penjas, olahraga bulu tangkis adalah permainan yang berasa...