
Pada tahun 1837, permainan ini dimainkan di taman istana milik Duke of Beaufort di Badminton Gloucestershire. Oleh karena itu, permainan ini kemudian dinamakan badminton atau dalam bahasa Indonesia disebut bulu tangkis.
Permainan bulu tangkis berkembang ke seluruh dunia sejak abad ke-17, terutama Eropa, India, Dan Tiongkok. Namun, perkembangan yang paling menonjol di Eropa adalah Inggris, sehingga orang-orang Inggris-lah yang menciptakan peraturan-peraturan permainan dan membentuk persatuan bulu tangkis tingkat nasional.
Sejalan dengan meluasnya perkembangan bulu tangkis, tercetuskanlah sebuah ide untuk membentuk organisasi bulu tangkis internasional yang menjadi wadah kegiatan-kegiatan permainan bulu tangkis dunia. Perkumpulan olahraga bulu tangkis sedunia dibentuk dengan nama International Badminton Federation (IBF) pada tanggal 5 Juli 1934.
Badan bulu tangkis internasional tersebut menyelenggarakan kejuaraan beregu putra antar negara pertama pada tahun 1948-1949 yang disebut dengan Thomas Cup, sedangkan untuk
kelompok sutilma
Fatih Radityo
M. Gavin
M. Harith Nawfal
ezy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar