Aku juga merasakan hal yang sama.Kejanggalan yang bertimpa timpa.Mengapa sekarang terasa berat. Padahal Allah selalu mudahkan. Aku masih berusaha. Aku gak boleh lemah, aku yang menolaknya maka harus kutelan keputusanku itu .memang tak mudah, Tapi insya allah aku bisa. aku bisa melewati ini , bukan berarti dengn hasil yang kurang baik, tapi aku akan memaksimalkannya. Aku hanya berharap, didiriku ini tak ada lagi hal yang terlalu serius untuk diselesaikan, karna kuharap. Aku bisa menjadi seseorang yang menjadikan orang lain sebagai prioritas. Ketulusan, keikhlasan dan respect. Rasanya ingin segera kugenggam.
Banyak hal diluar sana yang belum terungkap. Dan aku disini masi terperangkap dengan kebodohanku. masih meraba dimna sebenarnya fashionku berlabuh, apa sebenarnya hal yang diingin ni diriku ini. mengapa terasa begitu berat menemukannya. apa? apakah dia sangat jauh? entahlah aku tak tau.
Semangat yang masih fluktatif menyedihkan seakan mengisi dengan setia didiri ini, selalu menyalahkan keadaan nampaknya sudah jadi kebiasaan. kata mmalas yang membumbung dadri lisan ini, rasanya sangat berdosa menjadi seorang sultiana yng menodai jasad ini. yang masih belum membari manfaat apa apa. Yang masih hanya seorang pemudi yang tak mau serius belajar keras. dan gampang menyerah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar